Makassar – https//:intlijentipikor.my.id Suasana penuh semangat dan kekhidmatan mewarnai pelaksanaan Seminar Nasional dan Talkshow dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) serta Hari Guru Nasional. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era abad ke-21.pada tgl15/11/2025:
Dalam sambutannya, narasumber sekaligus pejabat pemerintah menyampaikan rasa syukur atas karunia Allah SWT sehingga seluruh peserta dapat hadir dan mengikuti rangkaian acara seminar pada pagi hari ini. Beliau menegaskan bahwa pendidikan saat ini berada pada era teknologi yang berkembang sangat cepat, sehingga guru dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan adaptasi, kreativitas, komunikasi, serta kolaborasi di tengah perubahan zaman.

“Anak-anak kita harus disiapkan untuk menghadapi tantangan abad 21, dan peran guru dalam hal ini sangat vital. Tidak ada yang bisa menggantikan peran guru dalam mencetak generasi bertalenta, generasi yang berani bermimpi dan berkarya,” ujarnya.
Guru Berdaya, Generasi Berkualitas
Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan bahwa kegiatan seminar nasional ini menjadi wadah untuk berbagi ilmu, saling menginspirasi, serta memastikan guru terus mendapatkan dukungan dan ruang untuk bertumbuh.
“Kami percaya bahwa ketika guru diberdayakan, maka generasi akan berdaya. Ketika guru berkarya, akan lahir generasi bertalenta. Dan ketika guru terus belajar, maka peradaban akan semakin maju,” tegasnya.
Beliau juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan kegiatan seminar nasional dan talkshow ini dengan baik, yang diyakini akan memberi dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas guru di Kota Makassar.
Pemanfaatan Platform Rumah Pendidikan

Dalam sambutannya, beliau mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan aplikasi Rumah Pendidikan sebagai platform pembelajaran modern yang menyediakan berbagai ruang belajar, seperti Ruang Guru, Ruang Murid, Ruang Orang Tua, dan fitur interaktif lainnya.
“Saya berharap Rumah Pendidikan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Jangan sampai murid kita lebih paham daripada gurunya,” katanya sambil menegaskan agar guru rajin membuka dan mempelajari fitur-fitur yang telah disediakan.
Beliau mengungkapkan bahwa platform tersebut merupakan sarana yang sangat canggih untuk mendukung proses belajar-mengajar agar lebih interaktif. Bahkan, pemerintah kota berencana memberikan tambahan fitur dan fasilitas baru melalui kerja sama dengan kementerian.
Perhatian terhadap Dapodik dan Sarana Prasarana
Pada bagian lain, beliau menekankan pentingnya pengisian Data Pokok Pendidikan (Dapodik) secara jujur dan akurat, terutama terkait kondisi sarana dan prasarana sekolah. Hal ini berpengaruh besar terhadap peluang sekolah menerima program revitalisasi.
“Jangan sampai kelas yang sudah rusak ditulis dalam kondisi baik hanya demi akreditasi. Itu justru akan merugikan kita sendiri. Jika rusak, tulislah rusak sesuai tingkatannya,” tegasnya.
Selain itu, beliau meminta agar para guru memperhatikan dan rutin mengaktifkan akun guru untuk memperbarui pengetahuan dan mengikuti perkembangan tema-tema pembelajaran di platform Rumah Pendidikan.

Penutup
Mengakhiri sambutannya, beliau berharap seminar nasional dan talkshow ini dapat memberikan manfaat besar serta menjadi pendorong bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas diri.
“Seminar nasional dan talkshow ini saya nyatakan dibuka. Semoga menjadi langkah nyata menuju pendidikan yang lebih maju dan generasi yang lebih cerah,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi titik awal bagi peningkatan kompetensi guru serta memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Kota Makassar dan Indonesia pada umumnya.
penulis/ safri/ sahari/Diana

















