Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Anggota RedaksiBeritaInternasionalTeknologi

Operasi Udara Evakuasi Korban di Medan Ekstrem, TNI AU–Polri–Basarnas Bergerak Terpadu

88
×

Operasi Udara Evakuasi Korban di Medan Ekstrem, TNI AU–Polri–Basarnas Bergerak Terpadu

Sebarkan artikel ini

Lanud Sultan Hasanuddin

0-3840x2160-0-0-{}-0-24#
Example 468x60

INTELIJEN TIPIKOR. MAKASSAR — Operasi udara evakuasi korban kecelakaan di kawasan pegunungan kembali dilaksanakan dengan dukungan penuh unsur TNI Angkatan Udara, Polri, dan Basarnas. Operasi ini melibatkan dua pesawat, masing-masing pesawat Caracal milik TNI AU dan satu helikopter Bell milik Polri yang bergerak langsung menuju lokasi kejadian.′Alhamdulillah, hari ini saya baru saja terbang bersama dua pesawat, didukung langsung oleh pesawat Caracal TNI Angkatan Udara. Saya berada di pesawat Caracal bersama rombongan, sementara satu pesawat Bell milik Polri juga langsung bergerak menuju lokasi atas arahan Bapak Kapolda,” ujar salah satu pejabat dalam keterangannya, Rabu.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca pada hari pelaksanaan operasi sangat mendukung, sesuai dengan harapan dan doa seluruh pihak. Cuaca cerah memungkinkan pesawat untuk mencapai lokasi dan melaksanakan evakuasi dengan aman.

“Dengan cuaca yang sangat mendukung, pesawat pertama berhasil mengevakuasi dua korban dari lokasi. Setelah itu pesawat kembali ke pusat, disusul pergerakan pesawat berikutnya, termasuk pesawat Polri.

Example 300x600
Ini sangat membantu agar proses evakuasi bisa berjalan lebih efektif,” jelasnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan utama operasi justru terletak pada kondisi medan yang sangat ekstrem. Pesawat harus melakukan manuver di wilayah dengan kemiringan mencapai sekitar 70 derajat, dikelilingi pepohonan lebat yang berisiko tinggi terhadap keselamatan penerbangan.

“Kondisi medannya sangat terjal dan berisiko. Tapi alhamdulillah, dengan kemampuan kru yang profesional, baik dari TNI, Polri, maupun Basarnas, misi dapat dilaksanakan dengan aman. Prinsip kami jelas, operasi tidak akan dilaksanakan apabila tidak ada jaminan keselamatan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panglima TNI yang turut memimpin dan memantau langsung jalannya operasi, serta Kapolda yang terus melakukan monitoring di lapangan. Dalam operasi ini, unsur udara dikendalikan secara terpusat sesuai dengan prosedur komando yang telah ditetapkan.

Terkait perkembangan terbaru, dilaporkan kembali ditemukan dua korban di kawasan gunung. Selain itu, satu body part juga ditemukan dan saat ini sedang dalam proses evakuasi melalui jalur udara.
“Evakuasi melalui udara merupakan cara paling efektif untuk saat ini, agar tidak memberikan beban risiko yang terlalu besar kepada unsur darat. Kita tahu jalur darat memiliki risiko yang jauh lebih tinggi,” katanya.

Evaluasi menyeluruh terhadap operasi akan dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan hari ini selesai. Evaluasi tersebut melibatkan seluruh unsur udara, darat, tim DVI, serta akan dikonfirmasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kelanjutan operasi dalam rangka mendukung proses investigasi.

“Kami juga akan mengevaluasi apakah jumlah korban yang ditemukan sudah mencukupi atau masih perlu dilanjutkan. Karena ada korban yang ditemukan utuh dan ada pula yang berupa bagian tubuh, semuanya tetap menjadi bagian dari proses evakuasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, semakin hari risiko operasi akan semakin tinggi. Pada fase awal, korban yang mudah dijangkau dapat segera dievakuasi, namun pada hari-hari berikutnya tantangan dan risiko meningkat, baik dari sisi medan, kondisi korban, maupun keselamatan personel.

Oleh karena itu, setiap personel yang terlibat wajib menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dan sesudah bertugas, termasuk proses dekontaminasi setelah berinteraksi dengan korban,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian menegaskan bahwa sesuai tugas pokok dan fungsinya, Polri siap mendukung penuh setiap pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan di wilayah hukum setempat.

Operasi SAR tetap dipimpin oleh Basarnas dengan dukungan terpadu seluruh unsur terkait

 

Editor / Safri

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *