MAKASSAR — Gathering ProBuild Intim 2026 bertajuk “Satu Panggung, Ribuan Peluang” digelar di Makassar, Senin (24/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian menuju pelaksanaan pameran konstruksi yang akan berlangsung pada 24–27 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem industri konstruksi, sekaligus membuka ruang sinergi dan peluang kerja sama bagi pelaku usaha di kawasan Indonesia Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gathering ini dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, para pemimpin asosiasi, kontraktor, konsultan, developer, pelaku usaha, serta sejumlah pihak yang bergerak dalam rantai industri konstruksi.
Pemimpin Wilayah Kanwil 9 Makassar PT JAKRINDO, Trio Ridwerto, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan ProBuild Intim 2026. Ia menilai Makassar memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang kawasan Indonesia Timur.
Menurutnya, posisi tersebut membuat Makassar memiliki potensi besar menjadi salah satu barometer pertumbuhan sektor konstruksi di kawasan Indonesia Timur.
«“Makassar sebagai salah satu pintu gerbang kawasan Indonesia Timur memiliki potensi yang luar biasa menjadi parameter tersendiri bagi perkembangan konstruksi di Indonesia Timur,” ujar Trio dalam sambutannya.»
Trio mengatakan Kanwil 9 Makassar siap memberikan dukungan melalui bisnis penjaminan yang dimiliki. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai pihak yang berada dalam ekosistem konstruksi.
Ia menuturkan, JAKRINDO ingin memperkenalkan lebih luas peran perusahaan, termasuk kontribusinya dalam mendukung perkembangan ekonomi dan pembangunan di wilayah Indonesia Timur.
«“Kami siap berkolaborasi, bersinergi dengan ekosistem, dengan asosiasi, kontraktor, pemerintah, vendor dan sebagainya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur dengan produk penjaminan kami,” katanya.»
Menurut Trio, dukungan penjaminan dapat mencakup berbagai kebutuhan, termasuk penjaminan pembiayaan dan konstruksi.
Kehadiran penjaminan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pemberi kerja terhadap kontraktor maupun vendor yang melaksanakan pekerjaan.
Trio juga menjelaskan bahwa Kanwil 9 Makassar memiliki cakupan wilayah kerja yang meliputi Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Karena itu, menurutnya, pelaksanaan ProBuild Intim 2026 sejalan dengan upaya memperkuat konektivitas dan kerja sama antarpelaku usaha di kawasan Indonesia Timur.
«“Kami siap menjadikan Makassar sebagai pusat sinergi dan Sulawesi Selatan sebagai salah satu barometer pertumbuhan konstruksi kawasan Indonesia Timur. JAKRINDO siap bersinergi, siap menghubungkan kawasan Timur Indonesia, dan siap tumbuh bersama,” ujarnya.»
Perluas Cakupan Industri Konstruksi
Sementara itu, Ketua Panitia ProBuild Intim 2026 menjelaskan bahwa pameran tersebut dirancang untuk memperluas cakupan industri konstruksi.
Jika sebelumnya kegiatan lebih berfokus pada wilayah Sulawesi, kini cakupannya dikembangkan menjadi kawasan Indonesia Timur secara keseluruhan.
Menurutnya, seluruh pelaku industri dari Sulawesi, Papua, dan Maluku akan diundang untuk berpartisipasi.
Selain kontraktor dan konsultan, pameran juga akan melibatkan developer, sektor properti, akademisi, pemerintah, serta berbagai unsur dalam rantai pasok industri konstruksi.
«“Awalnya kita ingin menyentuh wilayah Sulawesi saja. Namun seiring berjalannya waktu, kita melihat perlu dikembangkan. Bukan hanya Indonesia Barat seperti Jakarta, tetapi kita mencoba membangun area Indonesia Timur. Mulai dari Sulawesi, Papua, Maluku, semuanya kita undang,” jelasnya.»
ProBuild Intim 2026 dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni 24–27 September 2026, di kawasan Summarecon Makassar Convention Center (SMCC).
Ketua panitia menyebut, Gathering ProBuild Intim 2026 yang digelar pada 24 Agustus merupakan bagian dari rangkaian pre-event sebelum pameran utama digelar sekitar 30 hari kemudian.
Persiapan pameran, kata dia, telah dilakukan sejak sekitar satu tahun terakhir. Sejumlah kegiatan pra-event juga telah dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari akademisi hingga pemerintah.
«“Kita sudah mulai menggarap semuanya sejak setahun. Banyak kegiatan pre-event kita laksanakan, mulai dari akademisi, kemudian kita juga sudah audiensi dengan pemerintah,” ungkapnya.»
Panitia juga telah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Selain itu, panitia mengaku telah bertemu secara personal dengan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman sebanyak dua kali dan tengah mengupayakan pertemuan resmi untuk membahas dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Untuk tingkat kementerian, panitia juga menyampaikan telah melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, yang disebut bersedia hadir pada pelaksanaan ProBuild Intim 2026.
Jadi Ruang Pertemuan Rantai Pasok Konstruksi
Pemilihan September sebagai waktu pelaksanaan pameran juga disebut berkaitan dengan momentum kegiatan konstruksi.
Panitia berharap ProBuild Intim dapat menjadi ruang pertemuan bagi seluruh rantai pasok industri, mulai dari konsultan, kontraktor, developer, akademisi hingga pemerintah.
«“Pameran ini merupakan pameran konstruksi. Ini menjadi pertemuan semua rantai pasok, konsultan, kontraktor, developer, termasuk akademisi,” ujarnya.»
Selain pameran produk dan teknologi konstruksi, kegiatan tersebut juga akan diramaikan dengan berbagai agenda pendukung, termasuk lomba yang berkaitan dengan bidang konstruksi.

Panitia berharap kehadiran ProBuild Intim 2026 dapat membuka peluang kerja sama baru bagi pelaku usaha sekaligus memperkenalkan teknologi dan inovasi terbaru di bidang konstruksi kepada masyarakat dan pelaku industri di Indonesia Timur.
«“Harapannya, setelah adanya pameran ini bisa lebih sukses dan teknologi terkini bisa kita perkenalkan. Yang sebelumnya kita hanya mengetahui teknologi seperti itu, dengan adanya pameran ini orang bisa lebih tahu,” katanya.»
Melalui tema “Satu Panggung, Ribuan Peluang”, ProBuild Intim 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga menjadi wadah mempertemukan berbagai kepentingan dalam ekosistem konstruksi.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang bisnis, memperluas jejaring, memperkuat kolaborasi, serta mendorong pertumbuhan sektor konstruksi di kawasan Indonesia Timur.
Dengan melibatkan pelaku industri dari Sulawesi, Maluku, dan Papua, penyelenggaraan ProBuild Intim 2026 ditargetkan menjadi momentum penting untuk memperkuat konektivitas industri konstruksi sekaligus memperkuat posisi Makassar dan Sulawesi Selatan sebagai salah satu pusat aktivitas industri konstruksi di kawasan Indonesia Timur.
Penulis safri🇮🇩












Komentar